Bangun Apartemen Dapat Investasi Sampai Milyaran

bangun apartemen

Perusahaan properti, Nayumi Group, menginvestasikan dana sebesar Rp370 miliar untuk membangun dua tower apartemen dan satu hotel di Wilayah Malang, Jawa Timur. Apartemen yang dikasih nama Nayumi Sam Tower (NST) itu rencananya akan selesai pembangunannya dalam 24 bulan.

Rusdi mengatakan, dalam sebagian tahun belakang terjadi perubahan kecenderungan keperluan kos mahasiswa dari menyewa kamar atau rumah ke apartemen. Perubahan itu nampak dengan tumbuhnya apartemen di sekitar perguruan tinggi, seperti di Universitas Indonesia (UI), Universitas Bina Nusantara (Binus), IPB Dramaga, Bogor, dan lainnya. “Situasi yang sama juga terjadi di Malang,” ujarnya. Berdasarkan Rusdi, keperluan akan apartemen untuk mahasiswa di Malang relatif tinggi. Tiap tahunnya terdapat sekitar 45.000 mahasiswa baru di kota berhawa adem itu dan sekitar 10 % atau 4.500 merupakan mahasiswa mandiri.

Kami mengamati Malang punya karakteristik tersendiri, bila secara nasional pasar properti dalam dua tahun tak berkembang. Tetapi, di Malang pun potensinya luar lazim terpenting untuk kalangan mahasiswa. Itulah mengapa kami memilih Malang sebagai ekspansi dalam membangun apartemen dan hotel,” ujar Presiden Komisaris Nyumi Group Rusdi Basalamah seusai ground breaking Apartemen Nayumi Sam Tower dan Yello Hotel di Malang, Jawa Timur.

Di Malang terdapat 62 perguruan tinggi dan 26 di antaranya berada di Kecamatan Lowokwaru, Malang. Pada radius 10 kilometer dari NST, terdapat Universitas Brawijaya, Unisma, Politeknik Malang, UMM, dan lainnya. Direktur Marketing Tauzia Hotel Management Irene Janti menyatakan, Yello Hotel memiliki konsep budget hotel dengan target kaum milenial. “Mereka berbahagia berpergian dan menginap di hotel-hotel yang pantas dengan selera mereka,” ujar Irene.

Sebab itu, kata ia, konsep hotel yang dioptimalkan Yello Hotel Malang merupakan “art street”, adalah bernuansa seni trek, seperti seni mural, semacam itu juga dengan seni musiknya yang dekat pada hiphop dan RnB. “Kita akan mendekati kelompok sosial ‘art street’ di sini, memberi ruang pada mereka untuk tampil, seperti menyedia dinding untuk mengekspresikan seni mural.