Akreditasi Sekolah Bakal Diubah Agar Lebih Baik

akreditasi sekolah

International School Jakarta – Kementerian Pengajaran dan Kebudayaan (Kemendikbud) bakal merubah skema akreditasi sekolah. Secara garis besar, skema akreditasi tak akan cuma memenuhi standar-standar kuantitas contohnya jumlah guru, gelar guru seharusnya sarjana atau diploma empat, jumlah ruang kelas, lab dan sebagainya.

Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Kemendikbud Suharti mengevaluasi cara kerja akreditasi yang berlaku dikala ini perlu diubah sebab seandainya melewati skema lama pemanfaatannya belum dapat dipandang secara betul. Sebab itu nantiya skema akreditasi sekolah bakal dipusatkan pada perapihan tiap-tiap sekolah. Kecuali itu, nantinya Institusi Penjaminan Kualitas Pengajaran (LPMP) bakal difungsikan untuk memberikan pendampingan berkaitan penguatan kwalitas di sekolah.

“Instrumen untuk juknisnya kini sedang diusulkan untuk dibetulkan. Kini sedang digarap oleh Badan Akreditasi dan Balitbang Kemendikbud,” kata Suharti di Hotel Century Jakarta.

Kendati demikian itu ia belum dapat menceritakan kapan skema baru akreditasi hal yang demikian bakal direalisasikan. Tetapi ia optimistis melewati skema baru ini sekolah mengenal hal-hal apa saja yang seharusnya dibetulkan. Intinya, kata ia, kecuali status atau skor akreditasi ke depan bakal ada anjuran bagi sekolah hal yang demikian supaya dapat kian memaksimalkan kwalitas.

“Satu lagi yang telah disepakati yakni kini ini akreditasi seharusnya diulang atau direakreditasi lima tahun sekali, sumber kekuatan yang kita miliki di kemendikbud itu juga menentukan akreditasi itu jangan hingga kedaluwarsa akreditasinya,” kata ia.

Masa kadaluwarsa akreditasi sekolah, tegas ia, menjadi salah satu hal yang penting dipandang. Karena, dikala ini Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melarang registrasi siswa dari sekolah yang telah kadaluwarsa akreditasinya lebih dari dari satu tahun.

“Jadi kami mengamati itu. Di Data Pokok Pengajaran (Dapodik) itu kini juga telah sinkron dengan badan akreditasi dan sekolah,” terang ia.